Kota aman yang teramat ku rindu,
Maka dengan lindungan Mu,
Hindarkan kulit, daging, bulu.
Dan seluruh bagian tubuhku.
Dari ganasnya bara neraka Mu.
(Sebuah doa ketika memasuki kota Makkah)
***
1 komentar
Posted in
Label:
Oase Iman
0
komentar
Posted in
Label:
Oase Iman
eramuslim - Kata-kata adalah nutrisi dan penawar segala penyakit. Lidah
adalah roda kemudi. Karena itulah, mengapa orang yang mengalami kegundahan,
kesedihan, stress atau depresi, akan menjadi lebih baik ketika mendapatkan
siraman kata-kata sejuk yang menghibur. Hal ini menunjukkan betapa hebatnya
fungsi ucapan yang meluncur dari lidah seseorang. Tak semua ucapan ditujukan
untuk menyampaikan informasi dan membentuk pengertian.
Saat kita
mengucapkan, "Selamat pagi! Apa kabar?" kita tidak bermaksud mencari keterangan.
Tapi hal itu upaya agar orang lain merasa apa yang disebut oleh Teori Analisis
Transaksional sebagai, 'Saya Oke-Kamu Oke'. Yaitu komunikasi yang ditujukan
untuk menimbulkan kesenangan. Sebaliknya, perkataan yang buruk atau komunikasi
yang gagal akan menimbulkan hubungan sosial yang tidak harmonis.
0
komentar
Posted in
Label:
Sastra
Penulis: Aura Sinay
Ah. Kau langsung tersenyum saat melihat bungaku. Aku sudah menduganya. Sungguh,
aku tak berniat untuk menyombongkan diri, tapi mereka yang melihat selalu
mengatakan bahwa bungaku indah. Ah. Aku malu. Hanya kepada Allahlah pujian itu
patut disampaikan. Aku hanyalah makhluk ciptaan-Nya. Tentulah Allah Maha Indah.
Awalnya, aku hanyalah sebutir benih yang diterbangkan oleh angin ke sana
ke mari. Hingga akhirnya angin menghempaskanku dengan lembut pada sebuah taman
di bumi yang tidak begitu indah, namun sangat layak untuk kutumbuh. Tanahnya
hangat memelukku hingga membenamkanku ke dalam bumi-Nya. Tanah itu biasa-biasa
saja, tak ada yang istimewa, kecuali kegigihan dan ketulusannya dalam memberiku
mineral-mineral, entah sampai kapan. Aku sendiri tak tahu harus membalasnya
dengan apa. Hanya Allah yang mampu membalasnya dengan sebaik-baik karunia. Yang
dapat kulakukan hanyalah mengerahkan segenap kekuatanku untuk memekarkan
bunga-bunga yang indah. Walaupun kemudian pujian itu mereka tujukan padaku,
bukan kepada tanah yang kupijak.
