Exsistensi Rohaniah Manusia Hanya Dapat Berkembang Baik Dalam Kehidupan Bermasyarakat Secara Ilmiah Ilahiah
Dalil: Surat Al-Mu'minun, ayat 52:"Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu dan aku adalah Tuhanmu maka bertaqwalah kepadaKu."
Dalil, Hadits Rasulullah, Muhammad s.a.w.:"Tiap-tiap anak yang dilahirkan, dalam fithrah (suci bersih), sehingga dia pandai berkata-kata, maka ibu-bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi."
Anak-anak manusia yang dipelihara serigala, atau orang hutan sejak bayi secara jasadiah dapat berkembang dan menjadi besar. Akan tetapi secara rohaniah dia tidak berkembang menjadi manusia. Sistem fikir dan akhlaknya tidak berkembang. Sebagai anak manusia dia memang tetap mempunyai otak dan hati. Otak yang dimilikinya itu secara jasadiah, dalam pengertian gumpalan darah dan daging tetap bertumbuh. Tetapi otak sebagai perlengkapan untuk berfikir tidak berfungsi.



